Khasiat Daun Mengkudu Untuk Obat Hermal Alami

7khasiat.com | Khasiat Daun Mengkudu Untuk Obat Hermal Alami – Mengkudu atau pace termasuk dalam famili Rubiaceae dengan nama Latin Morinda citrifolia L. Tanaman yang tumbuh di dataran rendah ini mempunyai ketinggian 3 – 8 meter. Buahnya merupakan buah majemuk. Saat masih muda berwarna hijau mengkilap dan totol- totol. Jika sudah tua buahnya berwarna putih dengan bintik- bintik hitam.

Di Aceh buah mengkudu dijadikan sebagai rujak dan sayur. Sedangkan daunnya menjadi menu wajib buka puasa. Selain itu daun mengkudu bisa dijadikan sebagai bahan obat herbal. Hal ini karena daun mengkudu mengandung antioksidan, senyawa selenium, xeronine, glikosida, vitamin A, terpenoid, dan lainnya.

khasiat daun mengkudu

Berikut ini khasiat dan manfaat daun mengkudu:

Menstabilkan tekanan darah

Khasiat daun mengkudu dapat menstabilkan tekanan darah. Kandungan sejenis fitonutrien yaitu scopoletin mampu melebarkan saluran pembuluh darah yang telah menyempit. Dengan demikian jantung lebih mudah memompa darah sehingga tekanan darah stabil.

Mencegah penyakit kanker

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti. Kandungan yang terdapat pada daun mengkudu dipercaya bisa mencegah pertumbuhan sel kanker tersebut. Sehingga sel kanker terhambat pertumbuhannya, lemah, dan tak bisa berkembang.  Bahkan senyawa xeronine dalam daun mampu melawan sel kanker.

Meski belum ditemukan bukti ilmiah tentang khasiat daun mengkudu untuk mengobati kanker. Namun sejumlah studi penelitian menunjukkan adanya korelasi antara senyawa dalam mengkudu dengan pembentukan tumor dan kaker.

Mengobati peradangan

Khasiat daun mengkudu bisa mengobati peradangan. Misalnya peradangan pada sistem pencernaan. Peradangan yang tidak secepatnya diobati bisa menimbulkan penyakit berbahaya. Kandungan anti inflamasi pada daun mengkudu dapat mengatasi peradangan secara perlahan. Bakteri penyebab radang akan dilemahkan dan luka akan mengering secara perlahan.

Memperlambat proses penuaan dini

Kebanyakan wanita merasa dilema jika mengalami tanda- tanda penuaan dini. Misalnya kulit kering, keriput dan tak kencang lagi. Sebagai upaya memperlambat proses penuaan dini, daun mengkudu bersifat antioksidan. Senyawa ini mampu membuat kulit tetap kencang dan segar.

Mengobati perut kembung bayi

Bayi sering mengalami perut kembung. Jika tak segera diobati bisa berdampak buruk. Selain minyak putih, daun mengkudu bisa mengatasi perut kembung pada bayi. Caranya dengan membalurkan daun mengkudu yang sudah diremas. Secara perlahan perut kembung akan mereda.

Mengobati jerawat

Khasiat daun mengkudu mampu melawan sel abnormal yang berkembang di dalam tubuh. Salah satunya adalah sel penyebab jerawat. Siapapun akan merasa tak nyaman jika wajahnya berjerawat. Tapi jangan kawatir Kini banyak ditemukan cara herbal mengobati jerawat menggunakan daun mengkudu.

Kandungan zatnya mampu mengatasi penyebab jerawat. Misalnya zat colopetin untuk mengatasi peradangan dan pencegaha terhadap elergi kulit. Zat antibakteri berfungsi untuk melemahkan kuman penyebab jerawat. Kandungan terpenoid untuk memulihkan sel kulit yang telah rusak karena jerawat. Sedangkan kandungan zat perpenes untuk meremajakan kulit.

Mencegah pengeroposan tulang

Pengeroposan tulang atau dikenal dengan osteoporosis dapat diatasi dengan dengan daun mengkudu ini. Salah satu kandungan dalam daun mengkudu sangat bermanfaat untuk kebutuhan tulang. Dengan begitu, tulang akan semakin kuat. Dan gejala pengeroposan akan terhindar.

Nah, sekarang bagaimana cara pengolahan daun mengkudu untuk kesehatan tubuh. Ada dua cara mudah yang bisa dilakukan, pertama menjadikan daun mengkudu sebagai teh. Yaitu dengan merebus daun mengkudu yang sudah dikeringkan. Ditambah garam secukupnya. Minum ketika masih hangat. Yang kedua menjadikan daun mengkudu sebagai jamu herbal. Yaitu dengan menumbuk pucuk daun mengkudu ditambah temulawak hingga lembut. Kemudian rebus dengan air secukupnya. Saring ambil airnya saja. Minum dengan menambahkan garam dapur secukupnya. Mudah bukan.Itulah kumpulan khasiat daun mengkudu.